Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan. -Khalifah Ali bin Abi Talib-

Popular Posts

Jumat, 20 Maret 2015

Pentingnya Akhlak Bagi Seorang Da’i




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, reader
Pagi ini selepas sholat subuh dan alma’tsurat, aku mau sharing nih tentang materi yang semaem aku dapetin dari murobbiyah aku, insyaAllah bermanfaat banget buat kamu terutama para haroker dakwah yang notabene punya tanggung jawab lebih besar untuk mengingatkan teman-teman amah agar bis jadi lebih baik sesuai syariat islam
Nah, kita mulai dengan satu pertanyaan. Mengapa pada zaman Rasulullah dakwah begitu terkenal dan mampu mengekspansi hingga 1/3 negara di dunia dan banyak sekali manusia yang berbondong-bondong masuk islam?
Itu dikarenakan Rasulullah berdakwah dengan contoh dan akhlaq yang mulia. Akhlaq Rasulullah mampu menundukkan hati para musuhnya. Banyak orang-orang yang masuk islam karena melihat mulianya akhlaq Rasulullah. Bahkan sesungguhnya, meski orang-orang kafir itu membenci Rasulullah, mereka tetap mengakui bahwa Muhammad adalah orang yang baik, dan berkepribadian mulia. Yang membuat orang kafir Quraisy membenci Rasulullah bukan karena diri Rasulullah, tetapi karena ajaran yang dibawa Rasulullah. Mereka menganggap ajaran baru istu (re: Islam) akan mengganggu kepercayaan terhadap nenek moyang mereka yang sudah tertanam sejak dahulu kala.
Dulu, ketika Rasulullah wafat, Abu Bakar bertanya pada Aisyah mengenai amalan apa yang pernah Rasulullah lakukan tetapi belum Abu Bakar lakukan. Kemudian Aisyah menjawab bahwa ada satu amalan Rasulullah yang belum pernah dilakukan oleh ayahnya itu, yakni setiap hari Rasulullah selalu pergi ke rumah kakek Yahudi yang buta untuk memberikannya makan. Setelah itu, Abu Bakar segera beranjak ke rumah kakek tersebut untuk melakukan kebiasaan Rasulullah, menggantikannya menyuapi orang buta tersebut. Saat abu bakar hendak menyuapi, orang buta itu meracau dan menjelek-jelekkan Nabi Muhammad. Ia berkata bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila-lah, sesat-lah, penyihir-lah, dan sebagainya. Mendengar itu Abu Bakar geram, namun tetap menahannya. Saat nasi hendak dimasukkan ke mulut, orang buta itu terdiam.
“siapa kamu? Kamu bukan orang yang biasanya. Orang yang biasa menyuapiku selalu mengunyahkan terlebih dahulu makananku sebelum diberikan kepadaku,”ujarnya
Mendengar itu, seketika Abu Bakar menangis.
“kamu benar. Aku bukan orang yang biasanya. Orang yang biasa menyuapimu dan mengunyahkannya untukmu sudah meninggal. Dia adalah orang gila yang kamu ceritakan. Dia adalah Muhammad,”ujar abu Bakar
Kakek yahudi yang buta itu seketika menangis karena merasa bersalah. Ternyata orang baik yang selama ini menyuapinya adalah orang yang selelu ia hina. Seketika itu pula, kakek tersebut bersyahadat dan menyatakan dirinya masuk ke dala islam.
Subhanallah.
Betapa mulianya akhlaq Rasulullah yang bahkan mampu bersikap begitu sabar dan tenang meski dirinya dijelek-jelekkan oleh orang yang sudah ia tolong.
Itulah teman, sedikit dari banyak sekali kisah mengenai kemuliaan akhlaq Rasulullah.
Pada dasarnya, dakwah itu bukan sekedar bagaimana kamu mampu ber-public speaking, atau bagaimana kamu pandai mengeluarkan hadits-hadits yang kamu hapal. Bukan sekedar itu.
Dakwah adalah bagaimana kita mampu menyentuh hati. Ingat, inti dari agama adalah akhlaq yang baik.
Akhlaq adalah sifat yang tertanam dan mengakar dalam diri individu. Meski sudah berusaha tampil sebagai “oranglain” di dunia nyata, misalkan sudah berusaha kalem, anggun, berwibawa, namun jika memang akhlaqnya tidak demikian, ia akan tetap Nampak dalam hal-hal yang sifatnya spontanitas.
Akhlaq adalah cerminan dakwah.
Berapa banyak orang yang mengindari dakwah dikarenakan tidak suka dengan agen dakwahnya yang judes? Sok pinter? Nge-bossy?
Yuk bermuhasabah
Aisyah berkata dalam sebuah hadits bahwa akhlaq Rasulullah adalah alqur’an. Akhlaq disini meliputi cara berperilaku, berbicara, bahkan berekspresi. Subhanallah.. benar-benar sosok idola yang patut ditiru
Sudahkah kita mengingat-ngingat, hari ini sudah berapa kali kita melemparkan tatapan tidak suka kepada saudara kita? Sudah berapa kali kita bersikap kurang mengenakkan kepada saudara-sudara kita? Apakah perilaku kita menguntungkan atau malah merugikan untuk dakwah? Jangan-jangan kita-lah penyebab teman-teman tidak mau dating ke kajian-kajian Islam di Lembaga dakwah kampus. “males ah, ada si Siti” atau “ah ngapain, dia kan judes banget kalo ketemu, nyapa aja boro-boro”.
Akhi wa ukhti, mari kita senantiasa memperbaiki akhlaq kita. Bahwasanya dalam Al-Qur’an surah an-Nahl:125 Allah juga sudah menyampaikan
“Serulah manusia ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk”
Sekian dulu ya akhi dan ukhti, semoga ilmunya bermanfaat buat kita semua. Jadiah pribadi yang menguntungkan bagi dakwah. Jadilah pribadi yang baik hatinya hingga kebaikan itu terasa oleh orang-orang di sekitar kita. Tunjukkan dengan akhlaqmu bahwa islam adalah agama yang mulia. Tunjukkan dengan akhlaqmu bahwa islam adalah agama yang penuh dengan kedamaian.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
(Fitri/15)
readmore »»  

Kamis, 21 November 2013

ANING



Apa itu aning?
Nama orang? Atau nama makanan?
Oh bukan saudara-saudari, aning adalah nama sebuah alat transportasi berkapastitas 13 orang. Bentuknya mini dengan warna kuning yang menghiasi hampir seluruh badannya. Untuk itulah kita menyebutnya ANING alias Angkot Kuning. Kalau di Universitas Indonesia ada yang namanya Bus Kuning, di UNDIP ini adanya ya si aning itu. Aning setia mengantar jemput semua mahasiswa UNDIP yang ada di sekitar sirajudin-banjarsari-timoho dan terkadang sampai ngesrep. Nggak begitu jelas juga sih gimana sistematis rutenya, karena emang rute di UNDIP ini aneh saudara-saudari. Nggak lurus sekali jalan gitu.
Aning biasa beroperasi dari pagi-pagi buta hingga magrib. Setelah waktu magrib lewat, masih ada sih, tapi hanya beberapa.. tapi jangan harap bertemu dengan aning pada jam 9 malam kecuali orang-orang yang beruntung. Biaya menaiki aning ini juga relative saudara-saudari, bisa dibilang mahal kalau kita hanya naik dari timoho ke banjarsari, dan bisa tergolong murah kalo kita naiknya dari patung kuda sampe kampus psikologi. Kenapa? Karena jauh dekat biayanya sama. 2500 rupiah J
Lalu, ada lagi hal yang membuat aning ini menarik untuk diulas. Hal ini nggak lepas dari kebudayaan orang jawa yang alus dan penyabar. Sopirnya!
Aku kan anak perantauan nih ceritanya, dan dulu waktu masih mengarungi bahtera SMA di Jakarta aku adalah orang yang sering naik turun angkot. Bukan lagi olahraga, tapi emang karena banyak tempat yang harus dikunjungi dan agenda yang harus diselesaikan (wedeeeehh.. soksibuk kalo kata ibu mah -_-). Ya, dan aku tau betul sifat-sifat abang angkot di Jakarta. Nggak angkot, mikrolet, kopaja, sama aja lah pokoknya. Pertama, mereka adalah orang yang nggak sabaran. Serobot sana serobot sini. Terus, mereka juga orang yang suka teriak-teriak. Entah sama temen satu profesi, atau sama orang-orang di halte. Dan lagi, nih bisa dimasukkan ke golongan tips juga, kalo kalian mau naik angkot atau kopaja atau mikrolet, mendingan cari yang rame dah. Jangan yang sepi. Bukan karena adanya pelecehan seksual atau apa, karena Alhamdulillah aku belum pernah ngalamin hal itu, tapi lebih karena abangnya itu hobi banget oper-operan penumpang. Aku rasa dulunya abangnya ini bercita-cita ingin jadi pesepakbola, tapi karena bolanya habis jadinya beralih jadi sopir ngkot (?) oke fix lagi-lagi gajelas -_-. Nah gitu, jadi kalo penumpangnya sedikit, sopir yang satu bakal main kode-kodean sama sopir angkot di depan atau belakangnya. Pake lampu gitu. Dan galama setelah itu, pasti keneknya bakalan bilang “pindah! Pindah! Pindah! Pindah belakang ya bu! Pindah belakang ya pak!”
Emang sih nggak bayar lagi, tapi kan bête aja dari yang tadinya duduk malah berdiri.
Nah, terus kalo sopir aning emang kayak gimana?
Ini dia. Hal yang aku kagumin dari sopir aning. Seperti yang udah aku bilang, mereka tuh ramah-ramah..ramahnya tuh maksudnya kalo ngomong nggak pake ngotot, alus dan bijaksana (?) terus, mereka selalu punya kembalian dan punya banyak banget recehan. Dulu kalo di Jakarta, ongkosku sering dibawa kabur sama abangnya , nggak dikembaliin, dan aku selalu husnudzon kalo abangnya emang lagi nggak ada kembalian -_-. Sopir aning disini juga baik baik, maksudnya walaupun penumpang di angkotnya Cuma satu, mereka akan dengan amanah mengantarkan kita ke tempat tujuan. Aku sering loh ngerasa kayak naik mobil sendiri pake sopir pribadi. Hehehe…
Dan mereka nggak suka dumel!
Keren kan aning dan sopirnya itu..
Ya, terlepas dari nggak semua sopir aning baik dan sopir angkot di Jakarta jahat, aku tetep ngerasa kalo ngangkot di semarang itu jauh lebih nyaman walaupun kurang seru karena jarang dapet pengalaman baru kaya di Jakarta
Over all, aku bersyukur karena aku sendiri jarang ngangkot. Bukan apa-apa, aku Cuma salah satu dari sekian banyak orang yang ngerasa kalo tariff aning kemahalan. Seperti yang kubilang tadi, karena jarak kosku dari kampus nggak begitu jauh dan sayangnya peraturan aning tetap keukeuh tak bisa diganggu gugat, jauh dekat, 2500 rupiah J

sekiaaaannn
readmore »»  

Selasa, 19 November 2013

Menikah

menikah? sambil kuliah? atau setelah kuliah? pertanyaan itu selalu kudapat dan selalu kujawab "nurut aja sama yang diatas"
namanya juga perempuan, kodratnya ya nunggu doang. ya emang sih dulu Siti Khadijjah melamar Rasulullah duluan, tapi kan itu beda cerita.. -_- 
liat sel telur. dia nggak pernah jalan-jalan keluar vagina buat nyari sperma. dia cuma jalan pelan-pelan di sepanjang lorong tuba faloppi dan nunggu serma datang nyamperin dia. nah, tuh! sel telur aja begitu, masa kita nggak mau belajar dari sel telur?
dan lagi ya, Allah tuh Maha Tahu lagi kapan kita udah siap buat jadi seorang istri, jadi sabar aja... oke ukhti? :)
readmore »»  

Membentuk Sikap Kritis Mahasiswa


                Fyuh, meskipun nggak begitu lega, tapi seenggaknya malam-malam kali ini bisa tidur sedikit lebih nyenyak daripada hari-hari yang lalu. Why? Nggak tau juga. Mungkin karena LKMM udah lewat, mungkin juga karena berkas senator udah dikumpulin. Weheheh
Berhubung sekarang saya sudah jadi mahasiswa, jadi postingan saya mungkin akan sedikit berbau-bau tentang mahasiswa kali ya (apaan kali berbau -,-). Nah, materi ini saya dapatkan pada rangkaian acara Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa atau biasa disingkat (LKMM) pra dasar, Sabtu, 16 November 2013 lalu. Materi ini diberikan oleh Muhammad Ashim atau lebih sering disapa Mas Ashim. Sekilas info aja, saya sendiri sudah pernah bertemu beliau di suatu rapat dan di mata saya, beliau memang orang yang sangat kritis dalam menyuarakan pendapatnya. Langsung saja yaa…
Apa sih kak kritis itu? Kritis itu bukannya satu tahap sebelum tewas?
Ya, kalo kamu ngomongnya sama para dokter mungkin mereka akan mengiyakan pertanyaan itu -_- . Tapi kalo di ranah kampus, kritis itu, tidak menerima atau menolak suatu hal baru dengan begitu saja dan mampu melihat suatu hal dari berbagai sudut pandang.
Mengapa butuh kritis?
Simple. Karena Indonesia butuh solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah-masalah bangsa. Emang apa aja sih masalah-masalah bangsa? Banyak. Sering nonton tivi kan? Nontonnya channel apa? Ind*siar? S*tv? Atau R*ti? Yah, itu mah sinetron mulu.. pantesan sering galau (eh). Nonton tuh m*tro tivi, tv *ne, t*ri, pasti tau kalo di Indonesia lagi ada banyak banget masalah. Diantaranya, kemiskinan, kebodohan, korupsi, ekonomi, degradasi moral, dan lain-lain. Apa dan lain-lain? Apa aja lah, kalimat dan lain-lain kan kalimat terbijak untuk menyatakan kesedikitan wawasan kita (?).
Nah, mahasiswa kan nggak semuanya kritis, jadi gimana? Iya emang. Mahasiswa itu emang nggak semuanya kritis. Tapi bukan berarti nggak ada cara-cara buat bikin mahasiswa lebih kritis. Intinya sih, kemauan dari dalam diri mahasiswa itu sendiri. Bagaimana dia harus mau terus terusan belajar dan nggak pernah merasa cukup. Beberaa karakteristik mahasiswa kritis, diantaranya, dia adalah insane pilihan yang terbaik, memiliki etika dan moral yang tinggi, dan berwawasan luas. kalo wawasannya nggak luas, nggak mungkin dia bisa mengkritisi suatu hal. Ya nggak? Ya kan? Ya doong..
Gimana sih cara ngukur daya kritis mahasiswa?
Pertama, pertanyaan atau pernyataan yang kita utarakan itu harus sesuai atau relevan sama fakta. Jadi jangan asal ceplos aja. Terus juga penting atau tidaknya sesuatu yang kritisi itu. Kalo Cuma masalah-masalah sepele seperti mengapa tali sepatu ada yang berbentuk pipih dan bulat, ah itu mah nggak usah diladenin -_- . Kemudian ada yang namanya kebaruan isi pikiran. Nih, kalo udah berita lama, jangan diangkat-angkat lagi ke permukaan. Masih banyak masalah-masalah lain yang baru dan lebih berbobot buat dikritisi. Kekritisan mahasiswa juga bisa dikukur dari info-info yang dibaca oleh mahasiswa itu. Terus lagi, ketika berpendapat, mahasiswa kritis itu selalu memberikan contoh berupa fakta, dan dia juga aktif memberikan solusi atas apa yang udah dia kritisi itu. Nah, yang terpenting, mahasiswa kritis itu selalu simple, praktis dalam menerapkan ide-idenya dan selalu bisa meluaskan isi atau materi yang didiskusikan.
Kenapa sih kita tuh harus berpikir kritis? Emang harus banget ya?
Iya lah.. kalo kalian punya pendapat, ya kalian harus berani mempertahankan pendapat kalian sampai pada suatu titik dimana pendaat kalian terbukati salah, terus kita juga harus mengevaluasi dan merevisi suatu hal entah itu pendapat atau fakta-fakta tertentu. Nggak mungkin kan kita Cuma iya-iya aja..
Nah terus gimana caranya meningkatkan kemampuan berpikir kritis?
Menurut PPT nya mas Ashim, yang pertama itu kita harus mampu berkomunikasi dengan baik. Mampu menyuarakan pendaat dan pemikiran kita. Berani. Terus refleksi diri, yaitu kita harus merevisi apakah di dalam diri kita tuh udah sesuai atau belum sama pendapat kita sendiri. Jangan-jangan, kita bilang harusnya begini dan begitu, eh malah diri kita sendiri yang masih belum begini dan begitu.. dan yang terakhir itu penghayatan proses. Kalo mau jadi orang yang kritis, kita harus mampu menghayati setiap proses, nanti dari proses penghayatan itu kita bakalan nemuin tuh serpihan-serpihan masalah yang mengganjal..
Terus kata mas Ashim, ada empat aktivitas yang menunjang bersikap kritis, yaitu baca, mikir, diskusi, dan nulis
Nah, ada lagi pesen-pesen dari beliaunya, kalo kita mau mengkritisi seautau atau seseorang, kritisilah dengan bahasa yang sopan dan lagi-lagi, kalo kita mau bersikap kritis, kita juga harus bisa dan berani bertindak. Bahasa anakgaulnya tuh, nggak OMDO :D
SEKIAAAANNN


                
readmore »»  

Kamis, 03 Oktober 2013

SEBUAH PROSES SUCI

                Semarang, 30 September 2013
8:28 PM

Sebelumnya aku ingin mengucapkan Happy Wedding untuk mbakku yang belum pernah kutemui dan kulihat wajahnya, mbak Vera Psikologi angkatan 2010 dan suami ^^ Barokallahulakuma wabarak’alaikuma wajama’a baynakuma fi khoir, semoga bisa membangun madrasah pendidikan yang sakinah, mawaddah, wa rahmah
                Sore ini sepulang dari kampus, kami semua berkumpul di ruang tengah. Melepas penat, berbagi cerita. Dari beragam pengalaman kami hari ini, sebuah kisah cinta dua orang manusia yang diceritakan oleh salah seorang mbak yang turut menghadiri pernikahannya membuatku tertarik. Akunya, pernikahan yang digelar di kota Jakarta itu sangat indah, banyak tamu yang hadir, dan dipenuhi suka cita. Wajar. Namanya juga pernikahan J
                Tak hanya disitu, keindahannya juga terletak dari sejarah perjumpaan mereka. Bagaimana awal pertemuan, bagaimana cara hingga bisa melamar, lalu hal-hal tak terduga apa yang sebenarnya pernah bahkan sering menghubungkan mereka namun tak disadari oleh satu sama lain. Aku menyimak dengan seksama. Begitupun yang lain (terutama yang sudah berada di semester akhir tentunya :p ).
                Ceritanya tidak akan kuceritakan disini karena  aku sendiri belum pernah membaca atau mendengar langsung dari sang mempelai. Intinya, dari secuil kisah itu, aku mendapat sebuah pencerahan. Terlepas dari apa yang sebenarnya terjadi di belakang (behind the scene yang tak terceritakan), aku menganggap bahwa apa yang terjadi diantara mereka hingga akhirnya menikah adalah suatu ke’ideal’an. Suatu proses yang semestinya dalam islam. Dan akupun (yang selama ini bingung dan agak tidak percaya) akhirnya percaya bahwa ternyata ada loh pasangan yang benar-benar lurus dalam menjalani prosesnya. Subhanallah…
                Sementara itu, setelah semua orang bubar, aku dan mbakku mengadakan sebuah diskusi kecil di kamar kami. Beliau yang baru saja lulus dari universitas tempat kami berproses memang sudah pernah dikhitbah oleh seseorang dan saat ini sedang dalam masa “rawan” karena tuntutan dari orangtuanya. Aku mengutarakan rasa kagumku pada mbakku. Rasa kagum setelah mendengar kisah proses suci itu. Dengan tenang, mbakku ini memberikan sebuah cerita. Dimana kisah ini adalah juga nyata. Dialami oleh sebuah keluarga kyai di daerah tempatnya berasal. Cerita yang hamper sama. Sama-sama mengenai keajaiban suatu proses pernikahan. Dialami oleh empat orang bersaudara yang akhirnya menikah dengan orang yang sama sekali belum pernah dikenalnya. Mbakku berpesan, bahwa pada intinya kita hanya harus menanamkan rasa tsiqah. Percaya dengan setulus hati pada orang-orang yang akan menjadi perantara diri kita dengan si “dia”. Percaya bahwa jodoh Allah untuk kita pasti ada dan akan datang dengan cara yang telah disediakan Allah untuk kita.
Yang hanya perlu kita lakukan adalah memperbaiki diri. Terus memperbaiki diri dan mendasarkan setiap perbuatan kita untuk ibadah kepada Allah. Subhanallah…
                Pesan yang menggetarkan hati…
                Berapa banyak diluar sana orang-orang yang pada akhirnya hidup bahagia tanpa pacaran?
                Berapa banyak diluar sana orang-orang sholeh yang mendapat pasangan terbaiknya tanpa pernah bertemu sebelumnya?
                Berapa banyak diluar sana orang-orang yang tak pernah menduga akan waktu, dan cara jodohnya datang?
                Pun ada berapa banyak orang diluar sana yang mengalami kegagalan berumah tangga padahal sudah bertahun-tahun pacaran?
                Berapa banyak orang yang bahkan gagal mendapat hadiah “lamaran” dari sang kekasih hati?
                Masya Allah…
                Sudahlah. Perbaiki diri masing-masing saja… biar Allah yang memerlihatkan kelebihan kita pada orang yang tepat itu. Biar Allah yang memilihkan jodoh untuk kita..
Biarkan tangan Allah yang bekerja J
               

                
readmore »»  

Sabtu, 30 Maret 2013

Berlemah Lembutlah di Dalam Segala Urusan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mau sharing tentang salah satu hadits ya temen-temen :)
Nah, tadi sore, alhamdulillah aku dapet ilmu baru dari pengajian Ustadz Lutfi.
Dari Aisyah r.a ia berkata masuk segolongan Yahudi kepada Rasul lalu mereka berkata "Assaamu'alaikum" (celakalah kalian). Siti Aisyah beerkata aku memahami kata-kata itu lalu aku berkata "Wa'alaikumussaam wa laknat" (dan celaka pulalah kalian dan terlaknat). Lalu Siti Aisyah berkata bahwa Rasul bersabda, "beerlemah lembutlah wahai Aisyah, sesungguhnya Allah menyukai yang berlemah lembut di segala urusan,". Aku bertanya "Ya Rasul, apa kau tidak mendengar ucapan orang yahudi tadi?", Lalu Rasul SAW bersabda, "Sungguh aku sudah menjawab, wa'alaykum"(dan begitu pula kalian). (H.R. Bukhari)
Dari situ kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus senantiasa berlemah lembut pada semua orang termasuk orang yang mendoakan kecelakaan untuk kita. Tidak perlu menyumpah-nyumpah mereka dengan sumpah serapah yang berlebih, cukup ucapkan lah yang setara/imbang atau cukup dengan ucapan yang Rasulullah ajarkan, "wa'alaykum" yang berarti "dan begitu pula kalian"
readmore »»  

Minggu, 10 Februari 2013

Ayat-Ayat Penguat

Untuk saudaraku sesama muslim, untuk saudaraku para aktivis dakwah islam, untuk saudaraku para pembangun peradaban, untuk saudaraku para pemuda islam, untuk saudaraku yang tak pernah lelah dalam menyeru, untuk saudaraku yang selalu siaga diatas kaki yang sedia, untuk saudaraku yang merasa penat, untuk saudaraku yang merasa bosan, untuk saudaraku yang sedang futur, untuk saudaraku dimanapun antum berada, kapanpun waktu di daerah antum, bagaimanapun cara dakwah antum, siapapun antum ...
Cuplikan ayat pada surah at-Taubah ini hanya sebagian kecil dari banyaknya ayat yang bisa menjadi pelecut semangat dakwah kita. Maka berbanggalah akan balasan Allah atas usaha-usaha kecil kita dalam menegakkan kalimat Allah...

(41) Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui

(42) Sekiranya (yang kamu serukan kepada mereka) ada keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, niscaya mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu terasa sangat jauh bagi mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, "Jikalau kami sanggup niscaya kami berangkat bersamamu." Mereka membinasakan diri sendiri dan Allah mengetahui bahwa mereka benar-benar orang yang berdusta.

(43) Allah memaafkanmu (Muhammad). Mengapa engkau memberi izin kepada mereka (untuk tidak pergi berperang), sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar-benar (berhalangan) dan sebelum engkau mengetahui orang-orang yang berdusta?

(44) Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin (tidak ikut) kepadamu untuk berjihad dengan harta dan jiwa mereka. Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa

(45) Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad), hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan.

(46) Dan jika mereka mau berangkat, niscaya mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Dia melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan (kepada mereka), "Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu."

(47) Jika (mereka berangkat bersamamu), niscaya mereka tidak akan menambah (kekuatan) mu, malah hanya akan membuat kekacauan, dan mereka tentu bergegas maju ke depan di celah-celah barisanmu untuk mengadakan kekacauan (di barisanmu); sedang diantara kamu ada orang-orang yang sangat suka mendengarkan (perkataan) mereka. Allah mengetahui orang-orang yang dzolim.

Al-Qur'an Surah At-Taubah : 41-47
readmore »»  

Jumat, 04 Januari 2013

WAKTU YANG MUSTAJAB BERDOA



From fanpage Apple

Bismillahirrahmanirrahiim..

Doa merupakan tali penyambung yang kokoh antara hamba dengan Rabb_Nya, berdoa kapan saja bisa tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala menyediakan waktu dan saat2 yang tepat dan cepat (mustajab) dikabulkan doa, di antaranya yaitu :

A. SEPERTIGA MALAM TERAKHIR

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu,Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Ber...sabda :”ALLAH turun kelangit bumi setiap malam saat tersisa sepertiga malam akhir,”
Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :
”Adakah yang sedang Berdoa Pada-KU,maka AKU Kabulkan,Adakah yang Meminta Pada-KU,maka AKU Berikan,Adakah yang Bertaubat Pada-KU,maka AKU Ampunkan.”(HR.Bukhari dan Muslim).

“Dari Jabir Radhiyallahu Anhuma,Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :”Sesungguhnya pada waktu malam terdapat satu waktu,bila pada saat itu seorang Muslim memohon kepada ALLAH sesuatu Kebaikan yang berkaitan dunia maupun akhirat,Maka ALLAH akan menganugerahkan kebaikan tersebut,dan itu ada pada setiap malam”.(HR.Muslim)

B. PADA WAKTU SUJUD

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu,Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :”Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb_Nya adalah pada waktu sujud,maka perbanyaklah Berdoa pada saat sujud.”(HR.Muslim).

C. SAAT ANTARA ADZAN DAN IQAMAH

“Dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu,Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :”Doa itu tidak ditolak antara Adzan dan Iqamah,maka Berdoalah.”( HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).

“Dari Abdullah bin Amr Ibnu Ash,Bahwa ada seorang laki-laki berkata “Wahai Rasulullah, Sesungguhnya para Muadzin itu telah mengungguli kita”.

maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :” Ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh para Muadzin itu, dan jika kalian selesai (menjawab), maka memohonlah (berdoalah) kalian pasti diperkenankan.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Hibban).

D. PADA SAAT DIAKHIR SHALAT FARDHU

“Dari Abu Umamah Al Bahili Radhiyallahu Anhu berkata,”Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,”Wahai Rasulullah’Doa apakah yang dikabulkan (dijabah)??
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :”Doa yang dipanjatkan di tengah malam akhir dan di akhir Shalat Fardhu (Wajib).”(HR. At Tirmidzi dan An Nasa’i).

E. PADA HARI JUMAAT

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu,Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebut Hari Jumat kemudian Bersabda :”Di dalamnya ada satu saat (yang mustajab) tidaklah seorang Muslim yang kebetulan waktu itu sedang mendirikan shalat (atau menunggu shalat), dan memohon kepada ALLAH sesuatu (hajat) melainkan ALLAH pasti Mengabulkan permohonannya.” dan Rasulullah mengisyaratkan dengan tangannya akan sedikitnya saat Mustajab itu. (HR.Bukhari).

F.SAAT MELAKUKAN PERJALANAN (musafir)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :“Tiga permohonan (Doa) yang pasti diperkenankan ALLAH tanpa ditunda “Doa orang yang di Didzalimi (Teraniya),Doa Seseorang dalam Perjalanan (Musafir),dan Doa Orang Tua kepada Anaknya.” (H.R. Abu Dawud).

G.SAAT MENDENGAR AYAM BERKOKOK

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :
“Apabila kalian mendengar Ayam Berkokok, Maka mohonlah Anugerah_Nya karena Ayam itu melihat Malaikat .”
(HR.Bukhari dan Muslim).
readmore »»  

Kamis, 03 Januari 2013

Cara Membuat Tulisan Berjalan (Marquee)

Setelah selama ini saya selalu posting tentang agama, ada baiknya kali ya sekarang saya share tentang ... ya.. pokoknya yang ada di judul itu lah
Kayak di blog ini, di bawah judul, itu kan ada tulisan yang jalan gitu, nah cara bikinnya tuh begini
1. Kalian masuk dulu ke account blogger kalian
2. pergilah ke "Tata Letak"
3. Pilih "Tambah Gadget" di tempat yang kalian mau.
4. Pilih "HTML/JavaScript" lalu klik tanda plus yang ada di sebelahnya
5. Masukin deh kode di bawah ini
     TEXT
    Isi TEXT dengan kalimat yang kalian inginkan
6. Lalu Simpan.
Jadi deh.
Selamat mencoba :)
    
readmore »»  

Rabu, 26 Desember 2012

SIRSAK 1 “Lebih Dekat Dengan Sahabat”


 
            Minggu, 4 November 2012 merupakan hari dilaksanakannya sebuah acara bernama SIRSAK alias Share Rohis Akhwat. Acara yang berlangsung di taman Monumen Nasional ini berlangsung selama kurang lebih 4,5 jam. Sejak pukul 08.00 – 12.30 WIB.
            Diawali dengan kekhawatiran akan turunnya hujan—mengingat lokasi acara yang terbuka—pada akhirnya acara ini berjalan dengan sukses karena alhamdulillah kondisi cuaca yang sangat mendukung. Hujan tidak, panas pun sedikit.
            Acara perdana yang diikuti oleh 45 orang peserta ini bertujuan sebagai ajang sharing tentang kondisi ROHIS di tiap sekolah, dan juga ajang untuk bersilaturrahim dengan saudari-saudari muslim dari sekolah lain.
            Dalam acara ini, materi yang disampaikan oleh Kak Nurcholipah (Mahasiswi STEI SEBI) sangat menyenangkan. Peserta jadi lebih mengetahui kelebihan keberadaan mereka di ROHIS dan juga pentingnya menjalin ukhuwah serta kebersamaan mereka dalam berdakwah.
            Sesuai dengan tema acara yaitu “Lebih Dekat dengan Sahabat”, peserta diarahkan untuk berbaur dengan para peserta yang lain dan mengenal satu sama lain. Bukan hanya mengenal nama, melainkan juga bekerjasama dan berpikir untuk memecahkan masalah bersama-sama.
            Hal itu diimplementasikan dalam beberapa games seperti “Lingkarang Move On” yang menuntut adanya kerjasama yang tinggi dari setiap anggota, “Oper Karet” yang menanamkan rasa percaya pada pemimpin kelompok, serta “Kapal Karam” dimana sangat dibutuhkan rasa rela berkorban demi saudara.
            Selain acara-acara diatas, ada pula acara lain seperti rujak party (mohon maaf jika sambalnya terlalu pedas :D).
            Dalam acara ini, para peserta berkesempatan mendapatkan 3 doorprize yang akhirnya dimenangkan oleh 3 peserta yaitu Wafa’ (kategori pendatang pertama), Syifa (kategori peserta ter-berani), dan Imash (kategori pemimpin kelompok terbaik). Selamat kepada ketiganya ^_^
            Dengan diadakannya acara SIRSAK 1 ini, diharapkan para peserta dapat menambah jaringan pertemanan mereka, menyatukan ROHIS-ROHIS dari berbagai sekolah, dan menguatkan ukhuwah islamiyah antar sesama muslim.


            “Acara ini bagus. Ane sebagai alumni jadi mampu mendapat ilmu yang lebih banyak dari materi yang disampaikan oleh Ka Nurcholipah,”ujar Nuzul, alumni ROHIS SMA Negeri 94 Jakarta.
            ROHIS bukan hanya ekstrakurikuler semata. ROHIS merupakan sebuah keluarga dengan individu yang bermacam-macam karakternya. ROHIS satu dengan ROHIS lainnya tidak perlu berlomba menonjolkan kelebihan dirinya. Karena bagaimanapun juga, tujuan ROHIS di semua sekolah itu sama yaitu membesarkan nama Islam dan berdakwah di lingkungan sekolah.  Karena itu, penting bagi ROHIS-ROHIS dari berbagai sekolah untuk bergabung dan mengeratkan ukhuwah untuk bersama-sama mencapai tujuan tersebut.
            Dalam bukunya yang berjudul ”Beginilah Jalan Dakwah Mengajarkan Kami”, Ustadz M. Lili Nur menyatakan bahwa ”Jalan dakwah membawa kami tiba di sebuah komunitas do’a. Perkumpulan orang-orang beriman yang saling mendo’akan. Inilah persekutuan do’a yang luar biasa,”
            Jazakillahu Khairan atas kehadirannya, kami tunggu antunna di acara selanjutnya, SIRSAK 2 (jarkoman menyusul). Salam Cerdas Bermoral.
-panitia SIRSAK-
           


readmore »»